TUGAS MEMBUAT LAPORAN SEMINAR YANG SAYA IKUTI
Berikut adalah sejumlah seminar yang telah saya ikuti.
1) SEMINAR “Peace Journalism and Conflict Resolution in Media” DI UNIVERSITAS PANCASILA
Foto Ipda Nurul Kamila Wati Saat Menjadi Moderator
Foto Pembicara dan Moderator
Foto Bersama Rekan
Seminar
adalah suatu pertemuan atau persidanganuntuk membahas suatu masalah diawah
pimpinan ketua sidang. Pertemuan atau persidangan dalam seminar biasanya
menampilkan satu atau beberapa pembcara dengan makalah atau kertas kerja
masing-masing. Seminar biasanya diadakan untuk membahas suatu masalah secara
ilmiah.
Pembahasan dalam seminar berpangkal
pada makalah atau kertas yang telah disusunsebelumnya oleh beberapa pembicara
sesuaidengan pokok-pokok bahasan yg diminta oleh paitia peyelenggara. Pokok bahasan
yang telah ditentukan akan dibahas oleh pembicara secara teoritis dan dibagi
beberpa subpokok bilah bahasan masalahnya terlalu luas. Disini terdapat pula
moderator yang bertugas memandu jalannya acara dan mencatat pokok-pokok
pembicaraan. Pada awal seminar, dapat dibuka dengan suatu pandangan umum oleh
moderator sehingga tujuan seminar terarah. Peserta mendengarkan pokok
pembicaraan yang disampaikanoleh pembicara, bahasan dalam seminar membutuhkan
waktu yang lama karena sifatnya yang ilmiah. Apabila pembicara tidak dapat
mengendalikan diri, maka waktu banyak dipergunakan untuk pembahasan yang kurang
penting.setelah pembicara memaparkan permasalahan dapat membuka sesi tanya
jawab yang dipandu oleh moderator.setelah semua pertanyaan dari peserta telah
terjawab oleh pembicara, maka moderator menyimpulkan permasalahan tersebut dan
menutup seminar dengan permasalahan yang berhasil dipecahkan. Berikut adalah sejumlah seminar yang telah saya ikuti.
Berikut adalah sejumlah seminar yang telah saya ikuti.
1) SEMINAR “Peace Journalism and Conflict Resolution in Media” DI UNIVERSITAS PANCASILA
Seminar yang pertama saya ikuti adalah seminar "Peace Journalism and Conflict Resolution" yang diadakan di Universitas Pancasila pada 17 April 2017 dalam rangka memeriahkan tahn ke-10 FIKOM UP
seminar ini di isi oleh:
Seminar yang pertama saya ikuti adalah seminar "Peace Journalism and Conflict Resolution" yang diadakan di Universitas Pancasila pada 17 April 2017 dalam rangka memeriahkan tahn ke-10 FIKOM UP
Seminar yang pertama saya ikuti adalah seminar "Peace Journalism and Conflict Resolution" yang diadakan di Universitas Pancasila pada 17 April 2017 dalam rangka memeriahkan tahn ke-10 FIKOM UP
1. Ir.Chand Parwez (Ketum Badan
Perfilman Indonesia)
2. Rako Prijianto (Sutradara Film
Ungu Violet(2005),Sang Kyai(2012) )
3. Ferry Ardiansyah (Aktor,Sutradara
Iklan,Prensenter)
4. Moderator: Riza Darma
Putra,M.I.Kom.(Dosen Fikom UP)
Isi dari seminar yg saya dengar
antara lain:
a. Perfilman Indonesia masih kalah saing dengan industry perfilman
yg ada di Thailand dan Malaysia.
b. Fencapaian penonton perfilman
Indonesia masih jauh dari target yg diinginkan.
c. Film karya Raditya Dika yg berjudul “SINGLE” menjadi terlaris
di bioskop Indonesia
d. Masalah efek animasi di film
Indonesia.
Foto bersama rekan 1TA04 di stand foto
Foto para pembicara dan moderator
Foto Sertifikat yang didapatkan
2) Seminar “Relasi
Interpersonal yang Salah pada Generasi Muda” yang diadakn oleh Heroes of
Education BEM FIKTI Universitas Gunadarma, Seminar ini berlangsung pada 27
April 2017 di Kampus D Universitas Gunadarma. Seminar ini diisi oleh beberapa
tokoh yaitu:
1.
Septian Perdana Putra (Ketua Pelaksana Heroes)
2.
Bayu Syaits Dhin Anwar ( Ketua BEM FIKTI)
3.
Marliza Gnaefi Gumay,S.Kom,..MMSI (Wakil Dekan III FIKTI)
4.
Dona Eka Putri
5.
Ipda Nurul Kamila Wati
Selama seminar ada beberapa hal
yang dapat saya pelajari diantarnya:
a) Raharjo (2013), menyatakan bahwa
penyebab seseorang melakukan seks diantaranya:
·
Harga diri, Seseorang merasa dirinya lebih redah dari orang lain
·
Pornografi
·
Hubungan dengan orang tua yang lenggang.
b) Perilaku seks lebih beresiko pada
pria daripada perempuan
c) Terobosan Polresta Depok
·
Data kesehatan reproduksi di Indonesia
·
Angka kehamilan remaja di Indonesia
·
Bahaya khamilan remaja
·
Penyimpangan seksual
·
Pencegahan dan pemulihan penyimpangan seksual.
d) Fungsi keluarga untuk mecegah
penyimpangan seksual, diantaranya:
·
Sebagai srana berbagi ilmu, hubungan orang tua sangat penting
ketimbang belajar disekolah, karena diantarakeduanya masih ada ikatan batin
yang kuat.
·
Sebagai tempat berkeluh kesah, orang tua seharusnya menjadi wadah
bagi anak-anak mereka untuk meluapkan isi hatinya dan perasaannya kepada orang
tua.
·
Role Model/menir orang tuanya, orang tua sebagai cerminan perilaku
seorang anak.
·
Pengalira kasih sayang.
e) Akibat melakukan hubungan seksual
·
Merasabersalah
·
Stress
·
Insomnia
·
Depresi
·
Mengalami kondisi gangguan psikologis yang parah, bisa menyebabkan
bunuh diri.
Berikut ini beberapa bukti bahwa
saya telah mengikuti seminar ini:
Foto Marliza Gnaefi Gumay,S.Kom,MMSI (Wakil Dekan III FIKTI)
Saat Menjadi Moderator
Sertifikat yang Saya Peroleh
3) Seminar “DAKWAH DENGAN PENA” yang diadakan oleh organisai
muslim yaitu Muslim Youngsters pada 23 April 2017 di Masjid Jend. Sudirman.
Seminar ini fdiisi oleh beberapa tokoh diantaranya:
1.
Ustadz
Muhammad Setiawan
2.
Arif
As-Saud. Penulis Buku “Aku, Kamu dan Jalan Dakwah Kita” dan “Dan Kau
(Seharusnya) Tampil Mempesona”
3.
Selizar
Effendy. Penulis Buku “My Hijrah My Adventure”
4.
Zulkifli
Pohan Motivator IPB
Seminar ini sebenarnya banyak sekali
ilmu agama yang ingin saya peroleh, namun saat acara berlangung saya dan rekan
saya telat mengikuti acara tersebut namun pihak panitia mempersilahkan kami
untuk tetap mengikuti seminar ini, sehingga ilmu yang diperoleh hanya sedikit.
Berikut
beberapa bukti bahwa saya telah mengikuti seminar ini:

Foto Bersama Rekan
Sertifikat yang
saya peroleh.
Sekian dan terimakasih :)








Komentar
Posting Komentar